RSS

Arsip Kategori: misteri

Misteri & Mitos Unik Candi Sukuh Di Jawa Tengah


https://kabarunikzz.files.wordpress.com/2011/03/candi-sukuh.jpg

Candi Sukuh terletak di lereng Gunung Lawu di Desa Berjo Kabupaten Karanganyar, Jateng, terdapat sebuah candi yang memiliki struktur bangunan yang unik karena bentuknya mirip bangunan piramid bangsa Maya. Menurut promosi Dinas Pariwisata Karanganyar, candi yang dibangun masyarakat Hindu Tantrayana tahun 1437 itu selain merupakan candi berusia paling muda di Bumi Nusantara juga candi paling erotis

Di kompleks candi ini terdapat patung-patung makhluk bersayap. Makhluk ini disebut sebagai garuda karena salah satu patung yang masih utuh menunjukkan kepala seperti burung garuda. Hanya saja, patung-patung ini memiliki tangan dan kaki seperti manusia dan sayap seperti malaikat. Apakah patung ini menggambarkan makhluk ET?

Candi ini sangat sederhana dan berisikan sejumlah relief dengan berbagai bentuk. Di antaranya bentuk kelamin laki-laki dan wanita yang dibuat hampir bersentuhan. Pada deretan relief-relief yang menghiasi dinding candi juga digambarkan relief tubuh bidadari dengan posisi “pasrah” serta relief rahim wanita dalam ukuran cukup besar.

Selain itu sekitar candi juga dipenuhi relief-relief yang satu sama lain tidak berhubungan sehingga menimbulkan banyak cerita. Kisah-kisah tentang relief itu bisa beragam tergantung persepsi orang-orang sesuai dengan sudut pandangnya. Ada legenda Dewi Uma yang dikutuk suaminya Batara Guru karena berbuat serong dengan seorang penggembala. Ada juga ceritera wanita yang kalah judi lalu dibebaskan di candi ini sehingga bisa masuk sawarga (surga). Legenda warga setempat menyebut candi ini merupakan tempat bertemu dengan roh yang sudah meninggal.

Candi Sukuh terletak di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 910 meter di atas permukaan laut. Hawanya sejuk dan dalam musim hujan ini kabut tebal selalu menyelimuti kawasan candi yang alamnya indah itu. Setiap bulan antara 200-250 turis asing datang ke candi dengan berbagai maksud. Selain ingin melihat candi itu juga banyak yang melakukan meditasi sebab candi ini merupakan tempat ruwatan warga kawasan lereng Gunung Lawu.

Halaman Candi Sukuh sendiri terdiri dari 3 teras .

Memperhatikan susunan teras di Candi Sukuh banyak orang yang mencoba untuk menghubung-hubungkan dengan seni Mesir ataupun seni Meksiko. Karena untuk memasuki teras pertama kita harus melewati gapura, yang kalau kita perhatikan dari bawah gapura ini mirip pylon (gapura untuk memasuki piramida) dari Mesir.
Di sebelah kiri dan kanan pada gapura itu terdapat relief yang menunjukkan dengan jelas bahwa yang dimaksud adalah tahun tertentu.Kita lihat di sebelah kiri ada gambar seorang manusia yang ditelan oleh raksasa. Pada gapura terbaca candra sengkala “gapuro bhuto aban wong” .
Di atas sebuah pohon ada beberapa ekor burung, sedang di bawah ada seekor anjing yang memperhatikan peristiwa mengerikan. Perlu diketahui bahwa sastra jawa memberi angka-angka tertentu pada bangunan ataupun relief-relief pada barang yang terdapat pada setiap gapura Gapura berarti 9. Raksasa berarti 5, menelan berarti 3 dan manusia 1. Kemudian susunan angka itu di baca dari belakang dan terdapatlah tahun Jawa 1357 atau tahun Masehi 1437.
Sedangkan relief di sebelah kanan menunjukkan tahun yang sama dengan candra sengkala yang berbunyi “gapuro bhuto nahut bu(n)tut” yang berarti angka tahun 1359 caka. Relief ini berupa gambar raksasa sedang lari menggigit ular. Di atasnya terdapat mahluk yang sedang melayang-layang dan seekor binatang melata.
Dilantai kita melihat adanya relief Lingga (alat kelamin wanita) berhadapan dengan lawan jenisnya Yoni (alat kelamin laki-laki), mungkin suatu gambaran yang ada hubungannya dengan kenyataan bahwa Candi Sukuh dengan relief alat kelamin itu bertalian upacara-upacara kesuburan.
Yang pasti ini BUKAN suatu LELUCON KASAR, melainkan berdasarkan kepercayaan mistik tentunya. Konon, menurut cerita, UNTUK MENGETES KEPERAWANAN seorang gadis atau kesetiaanya. Jika gadis tersebut berbuat serong, saat melewati relief tersebut AKAN sobek atau terlepas kainnya dan menitikkan darah (kalau pas Mens, gimana ya? Jangan mau di test deh). Kalau perilakunya tidak tercela akan selamatlah ia melewati relief Yoni dan Lingga tersebut.
Dan jika laki-laki yang berbuat serong, dengan melewati relief itu akan ketahuan, dengan bukti si lelaki  akan terkencing-kencing seketika. Nah lho, kalo mau nglewati jangan minum air banyak-banyak dulu deh. Sedang yang sudah punya istri/suami bila melangkahii relief ini pastinya pengin lagi he he he……pengin apa ya? Buktikan sendiri rasa keinginannya nanti
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada April 22, 2011 in arkeologi, info, misteri

 

Keajaiban Dan Keanehan Yang Terjadi Saat Perang Israel – Palestina


Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.
http://arabisraelireconciliation.files.wordpress.com/2009/02/gaza-foundation-for-arab-israeli-reconciliations.jpg
Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di Dunia ini harus mundur dari Gaza.

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di Dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.

Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

Wartawan kami, Thoriq, merangkum kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman. Selamat mengikuti. ***

Pasukan “Berseragam Putih” di Gaza

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.

SuaraTak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya

Saksi Serdadu Israel

Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Chan*nel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu? ***

Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh

Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

Merpati dan Anjing

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin AlAan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.

Kabut pun Ikut Membantu

Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.

Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com. la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.

Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.

Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

Selamat dengan al-Qur’an

Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.

Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.

Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).

Dr Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.

“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).***

Harum Jasad Para Syuhada

Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.

Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.

Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.

Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.

Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.

Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir

Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.

Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.

Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.

Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.

Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.

Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)

Terbunuh 1.000, Lahir 3.000

Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.

Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Is*rael melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus,” katanya kepada islamonline.net (2/2/ 2009).

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.

“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka,” ungkapnya.

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 2, 2011 in Agama, misteri, unik & aneh

 

Rahasia Teknologi India Kuno


Banyak para penyelidik UFO ingin mengetahui suatu fakta penting. Ketika UFO disebut sebagai kendaraan milik makhluk asing, atau mungkin asalnya dari tentera kerajaan, muncul satu lagi kemungkinan yang mungkin tentang UFO yaitu benda itu berasal dari India dan Atlantis Kuno.

Apa yang kita ketahui tentang pesawat terbang orang India kuno datangnya daripada sumber-sumber India kuno yang mencakup penulisan teks yang datangnya dari turun-temurun.
Tanpa banyak prasangka bisa kita katakan bahwa kebanyakan teks ini adalah sah dan asli melihat sebagian besar belum lagi diterjemahkan dari bahasa Sanskrit lama.
Maharaja India Ashoka telah mendirikan sebuah organisasi “Sembilan Lelaki Misterius” yang merupakan para ilmuwan terkenal India yang dikatakan mengkatalogkan berbagai jenis sumber-sumber sains.
Ashoka telah merahasiakan kerja-kerja mereka semua karena beliau merasa bahwa penemuan ilmiah yang terbaru itu akan terpasung dari sumber India kuno itu sendiri dan justru yang akan disalahgunakan bagi tujuan peperangan yang kejam yang mana tidak diinginkan oleh Ashoka sendiri.
“Sembilan lelaki misteri” telah menulis sembilan buah buku yang saling berkaitan antara satu sama lain.
Buku bertajuk “Rahasia-Rahasia Gravitasi” amat dikenali di kalangan sejarawan tetapi tidak dianggap oleh mereka sebagai sesuatu yang berkaitan dengan gravitasi bumi.
Buku ini dianggap masih ada, tersimpan di dalam sebuah perpustakaan rahasia di India, Tibet, atau di mana-mana (mungkin juga berada di sekitar Amerika Utara).
Hanya beberapa tahun silam, rakyat China telah menemui beberapa buah dokumen sanskrit di Lhasa, Tibet serta telah membawanya ke Universitas Chandrigargh untuk diterjemahkan.
Dr. Ruth Reyna dari Universitas itu menjelaskan bahwa dukumen itu mengandung petunjuk untuk membuat pesawat luar angkasa!
Cara-cara pembuatan mereka, katanya, adalah anti-gravitasi dan berasaskan kepada satu sistem analog yaitu “laghima”, satu sumber tenaga yang tidak diketahui oleh manusia modern. Menurut ahli Yoga Hindu, “laghima” ini menjadikan seseorang itu mempunyai kemampuan untuk terbang.
Dr.Reyna menjelaskan bahwa pada papan mesin, ini yang dikenali sebagai “Astras”, dikatakan telah digunakan oleh masyarakat India kuno untuk membawa satu rombongan manusia ke planet lain, sesuai yang tertera pada dokumen tersebut, yang mana dikatakan telah berusia beribu-ribu tahun.
Manuskrip itu juga dikatakan telah memaparkan rahasia “antima” (cara-cara untuk menjadi menghilang) dan “gerima” (bagaimana untuk menjadi seberat gunung).
Pada mulanya para ilmuwan India tidak begitu serius dengan kandungan manuskrip tersebut tetapi kemudian mereka menyadari akan hakikat bernilainya manuskrip tersebut apabila negara China mengumumkan bahawa mereka akan memasukkan bagian tertentu dari data manuskrip tersebut ke dalam program kajian angkasa mereka!
Ini adalah salah satu contoh pertama kerajaan yang mengaku membuat kajian tentang anti-gravitasi.
Walaupun manuskrip tersebut memaparkan secara jelas tentang rancangan penjelajahan antar planet dan penjelajahan ke bulan tapi tidak dijelaskan apakah semua perjalananan angkasa itu benar-benar dilakukan.
Walau bagaimanapun satu dari epik terkenal India yaitu Ramayana, mempunyai satu cerita terperinci tentang satu penjelajahan ke bulan dengan menggunakan Vimana (atau “Astra”).
Malah epik Ramayana menceritakan dengan terperinci maklumat satu pertempuran di atas bulan dengan sebuah pesawat “Asvin” (atau Atlantean).
Ini adalah suatu bukti mengenai anti-gravitasi dan teknologi kapal angkasa telah digunakan oleh masyarakat kuno India.
Untuk benar-benar memahami teknologi tersebut, kita harus meninjau kembali ke masa lampau, ke Kerajaan Rama di India Utara dan Pakistan yang terbentuk pada masa sekitar 15.000 tahun silam.
Pada masa itu disebutkan bahwa telah muncul kota-kota canggih yang segala sesuatunya teratur secara sistematis mulai dari penataan landscape sampai saluran air.
Ingat bagaimana kisah Nabi Sulaiman yang menawan Ratu Balqis? Bagaimana bentuk istananya, sehingga digambarkan apabila kita berjalan di atas lantai istana itu, seolah-olah kita berjalan di atas permukaan air !
Mungkin ini ada kaitannya. Sedangkan di dalam Al-Quran ada disebutkan tentang mukjizat Nabi Sulaiman yang bisa mengendarai angin. Ini mungkin berkaitan erat dengan teknologi yang berkembang pada jaman itu.
Bukti keberadaan Rama masih dapat ditemukan di padang pasir PakistanU tara dan India barat. Rama diperkirakan hidup sejaman dengan bangsa di Benua Atlantis.
Tujuh buah kota besar yang teragung dalam Kerajaan Rama yang terkenal dengan nama “Tujuh Kota-Kota Rishi” dalam teks klasik Hindu.
Menurut penjelasan teks India kuno, masyarakat ketika itu mempunyai mesin terbang yang dipanggil sebagai “Vimanas!”
Epiks India kuno telah menjelaskan sebuah Vimana sebagai satu pesawat yang mempunyai dua dek dan berbentuk bulatan dengan terdapatnya lubang pada bagian bawah pesawat dan menara pada bagian atasnya.
Berdasarkan kepada keterangan tersebut kita mungkin akan mengaitkannya dengan piring terbang alias UFO.
Vimana dikatakan mempunyai kemampuan untuk terbang dengan kecepatan angin dan mengeluarkan bunyi bermelodi.
Terdapat sekurang-kurangnya 4 jenis bagi pesawat Vimana. Sebagian berbentuk piring dan yang lain berbentuk silinder panjang (kapal angkasa berbentuk kerucut).
Masyarakat India kuno yang menghasilkan kapal sendiri, telah menulis tentang manual penerbangan berbagai jenis Vimanas, yang sebagian besar manuskripnya masih dicari-cari para ilmuwan.
Sedangkan bagian manuskrip yang ditemukan malah telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Samara Sutradara adalah satu karya sastra ilmiah yang berkaitan dengan keberhasilan perjalanan angkasa dengan menggunakan sebuah Vimana.
Terdapat 230 puisi berkaitan dengan cara membuat, perjalanan sejauh seribu batu, pendaratan secara normal, kecemasan, dan kisah penerbangan di antara burung-burung!
Pada tahun 1875, sebuah kitab berjudul Vaimanika Sastra ditulis oleh ilmuwan bernama Bhara Dewaji yang menggunakan kitab-kitab yang lebih lama sebagai sumbernya.
Kitab itu ditemui di dalam sebuah kuil di India dan di dalamnya tercantum keterangan-keterangan yang berkaitan dengan cara mengemudikan Vimana, langkah-langkah penyelamatan, penerbangan jauh, dan perlindungan terhadap pesawat dari ancaman badai, kilat, dan petir.
Kitab itu menjelaskan bagaimana cara menyerap energi matahari. Vaimanika Sastra (atau Vymaanika-Shaastra) mempunyai delapan peringkat dengan gambar sketsa yang menjelaskan tentang tiga jenis kapal udara, termasuk jenis-jenis yang bisa mudah terbakar atau hancur.
Kitab ini juga menerangkan tentang 31 jenis bagian tertentu bagi kendaraan ini dan 16 bahan mentah sebagai sumber energinya yang mana bisa juga menyerap cahaya dan tenaga panas yang sesuai untuk menggerakkan Vimana.
Dokumen ini telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan bisa didapat dengan mengirim surat kepada penerbit Vymaani Dashaastra Aeronotics untuk Maharishi Bharadwaaja.
Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan disunting, dicetak dan dikeluarkan oleh En. G.R. Josyer, Mysore, India, 1979. En. Josyer adalah seorang pengarah bagi akademi Tehnik Sanskrit Antar Bangsa, terletak di Mysore.
Memang tiada keraguan bahwa Vimana telah digerakkan oleh sumber energi “anti-gravitasi”. Vimana lepas landas secara melintang, dan dikatakan mampu untuk beterbangan di langit seperti sebuah helikopter moden.
Bharadvajy merujuk bahwa tidak kurang daripada 70 orang pihak pemerintah dan 10 orang pakar penerbangan udara yang terlibat.
Sumber energi ini sekarang telah hilang. Vimana telah disimpan di sebuah Vimana griha, seperti penyangkut, dan dikatakan kadangkala dicat dengan sejenis cat putih kekuningan dan kadangkala dengan sejenis bahan merkuri.
Cat putih kekuningan kelihatan mencurigakan seperti gaselin dan mungkin Vimana mempunyai hitungan sumber energi yang berlainan termasuk mesin penggerak dan malah mesin jet saraf.
Adalah menarik untuk diketahui bahwa pihak Nazi juga telah membuat mesin jet saraf praktikal pertama bagi roket V.8 mereka.
Kakitangan Hitler dan Nazi juga dikatakan berminat dengan India kuno dan Tibet sehingga pada awal tahun 30- an telah membawa satu tim ekspedisi ke dua tempat tersebut setiap tahun, sebagai usaha untuk mendapatkan bukti kuat dan tidak mustahil jika dikatakan pihak Nazi mungkin memperoleh panduan ilmiah mereka dari dua sumber kuno ini.
Merujuk pada Dranaparva yang merupakan sebagian dari epiks Mahabarata dan Ramayana, Vimana digambarkan berbentuk seperti sebuah bentuk bujur dan mempunyai kecepatan yang hebat seperti angin kuat, yang dihasilkan oleh bahan merkuri.
Ia bergerak seperti sebuah UFO, ke atas dan ke bawah, ke belakang dan ke depan seperti yang diinginkan pilot. Di dalam satu lagi sumber India lain yaitu Samaranganasutradhara telah menjelaskan bagaimana kendaraan ini dibentuk.
Pada zaman tersebut telah dikenal pemakaian bahan merkuri sebagai bahan bakar Vimana, melihat gambaran yang dijelaskan oleh buku itu.
Banyak ilmuwan Rusia terheran-heran saat menemukan catatan berupa panduan mengemudikan kendaraan yang tertera di bebeperapa dinding gua di turki dan Gurun Gobi.
Dari ukiran dan relief yang terdapat pada potongan tanah liat dan kaca digambarkan bagaimana sebuah kendaraan kosmik melaju.
Pesawat terbang antar planet itu dilambangkan dengan segitiga yang di dalamnya terdapat simbol merkuri. Ini jelas menunjukkan bahwa orang-orang India purba telah mampu mengirim utusan dengan kendaraaan ini dan menjelajahi wilayah Asia, Atlantis, sampai ke Amerika Selatan.
Di Mohenjodaro (Pakistan) terdapat manuskrip yang menjelaskan tentang peperangan Ramayana yang menggunakan segala bentuk persenjataan dan kendaraan terbang semacam itu.
Bayangkan betapa teknologi laser, jet, dan roket telah ada di kerajaan Ramayana sejak zaman dulu dan menghancurleburkan peradaban pada jaman itu.
Mari kita simak bait-bait yang tertulis dalam kitab Mahawira dan Bhawabhuti yang berasal dari abad ke-8:

“Sebuah kendaraan udara, Pushpaka membawa banyak orang ke ibukota ayodhya. Langit dipenuhi berbagai kendaraan terbang. gelap bagaikan malam, namun terlihat dari cahaya mereka yang kekuningan.”

Malangnya Vimana, seperti kebanyakan ciptaan ilmiah yang lain, telah digunakan untuk tujuan peperangan.
Orang-orang Atlantis menggunakan kenderaan terbang mereka, “Vailixi” untuk menyerang negeri-negeri lain dan menguasai Dunia.
Dalam teks kuno India mereka dikenal dengan bangsa Aswins. Meskipun tak ada catatan tentang pesawat Vailixi dari bangsa atlantis sendiri tapi kedatangan mereka ke India melalui udara banyak sekali diceritakan.
Deskripsi Vailixi berbentuk silinder panjang dan selain dapat terbang juga mampu bergerak di bawah air seperti kapal selam modern.
Kendaraan-kendaraan lain, seperti Vimana berbentuk seperti piring dan mungkin juga bisa bergerak di bawah air.
Menurut Eklal Kuehshana, penulis “The Ultimate Frontier”, dalam satu artikel yang ditulisnya dalam 1966, menyatakan bahwa, “Vailixi yang paling awal dibuat di Atlantis yaitu kira-kira 20.000 tahun lampau dan bentuk yang paling biasa ialah bentuk piring dengan tiga ruang mesin dibawahnya.”
“Mereka menggunakan satu peralatan mekanikal yang anti-gravitasi dengan menggunakan tenaga mesin sebesar 80,000 tenaga kuda,”
Dalam teks Mahabharata, salah satu sumber yang menerangkan Vimana, ada yang menjelaskan tentang kemusnahan yang hebat yang menunjukkan kesan dari peperangan tersebut :

“…(senjata itu merupakan) satu alat yang mengandung semua energi yang ada di Dunia ini.”

Satu kepulan asap yang besar dan cahaya yang terang benderang bagaikan sinaran dari beribu-ribu matahari telah dihasilkannya. Satu pancaran kilat, satu pembawa pesan maut yang dahsyat, yang menyebabkan kemusnahan seluruh keturunan Vrishni dan Andhaka. Mayat-mayat mereka terbakar hangus sehingga tidak dapat dikenal pasti.

Rambut dan kuku mereka terlepas, pecah tanpa sebab, dan burung-burung bertukar menjadi putih. Selepas beberapa jam semua bahan makanan turut tercemar. Untuk mengelakkan diri daripada api itu, para laskar terjun ke dalam sungai untuk membersihkan diri mereka dan peralatan mereka..”

Dari penjelasan ini, seolah-olah Mahabharata sedang menggambarkan satu keadaan peperangan menggunakan bom atom!
Kini pihak Barat telah mampu mengungkap sebagian dari rahasia gravitasi. Mereka telah mampu mencipta mesin anti- gravitasi dari penghasil tenaga medan elektromagnetasi yang mereka namakan sebagai levitasi, namun masih belum lagi dipraktikkan.
Rujukan seperti ini bukan hanya satu, peperangan senjata yang menakjubkan dan kendaraan terbang merupakan gambaran biasa dalam buku-buku epik India.
Terdapat sebuah epik yang menggambarkan peperangan Vimana-Vailixi di bulan! Peperangan yang digambarkan dalam aksi di atas menggambarkan dengan tepat tentang satu kesan letupan atomik dan kesan radioaktif ke atas penduduk.
Ketika kota besar Rishi di Mohenjodaro (Pakistan) ditemukan oleh para arkeologi pada akhir abad yang lalu, mereka melihat kerangka-kerangka yang bergelimpangan di jalan-jalan, ada yang berpegangan tangan, seolah-olah mereka telah dilanda satu malapetaka yang amat dasyhat secara tiba-tiba.
Pada kerangka-kerangka tersebut terdapat sisa radioaktif yang tinggi, sama dengan yang dijumpai di Hiroshima dan Nagasaki.
Dari kota-kota kuno yang dibuat dari batu bata dan batuan yang telah berubah bentuk, yaitu di India, Irlandia, Scotlandia, Perancis, Turki dan beberapa tempat lain, tiada penjelasan yang logik mengenai perubahan itu melainkan akibat ledakan atomik.
Selain itu, di Mohenjo-Daro, sebuah kota besar yang terancang di dalam bentuk grid, dengan sistem saluran yang lebih baik daripada yang terdapat di Pakistan dan India, jalan-jalannya dipenuhi dengan serpihan “kaca-kaca hitam”.
Serpihan tersebut kemudian dikenal pasti sebagai tanah-tanah liat yang telah cair akibat kepanasan yang melampaui batas.
Pasca tenggelamnya Atlantis dan kemusnahan Rama akibat senjata atomik, Dunia untuk sesaat kembali ke zaman batu seperti beberapa ribu tahun sebelumnya.
Namun begitu, nampaknya bukan semua Vimana dan Vailixi milik Rama dan Atlantis yang hilang. Karena diciptakan untuk berfungsi selama beribu-ribu tahun, kebanyakan masih bisa digunakan, seperti yang terdapat dalam karyatulis “Nine Unknown Men”, Ashoka, dan manuskrip Lhasa.
Yang menarik adalah terdapat satu petikan sejarah yang menyatakan bahwa semasa Iskandar Yang Agung menyerang India lebih daripada dua ribu tahun lalu, pasukannya telah diserang dengan “perisai yang berterbangan dan bercahaya” yang menakutkan pasukan tentera dan pasukan berkudanya.
Walau bagaimanapun “piring-piring terbang” itu tidak menggunakan sembarang bom atom atau senjata lain ke atas laskar Iskandar.
Di masa itu juga Iskandar menawan India Ramai. penulis yang menyatakan bahwa kebanyakan masyarakat telah menyimpan sebagian rahasia Vimana dan Vailixi mereka di dalam gua-gua rahasia di Tibet atau tempat-tempat lain di Asia Tengah dan Gurun Lop Nor di barat China yang sampai sekarang dikenal sebagai pusat misteri UFO yang besar.

Mungkin di situlah kebanyakan kapal angkasa disimpan, di pangkalan bawah tanah yang dibangun oleh pihak Amerika, Inggris, dan Rusia beberapa dekade yang lalu.
Namun kemunculan UFO di masa sekarang yang begitu sering tetap saja menyisakan banyak pertanyaan tentang aktivitas mereka.
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 22, 2011 in misteri, ufo, unik & aneh

 

Fenomena Aneh : Kubah Lumpur Muncul di Bawah Permukaan Laut Aceh


Fenomena aneh terjadi di bawah permukaan laut Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, pascagempa berkekuatan 7,2 Skala Richter pada Maret lalu. Sejumlah kubah-kubah lumpur bercampur batu kekuningan muncul di sana.

Kemunculan itu sempat membuat panik sejumlah warga di Pulau Banyak. Namun, tim ahli geologi dari Pemerintah Aceh dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang telah menelitinya menyimpulkan, fenomena alam ini tak membahayakan warga.

“Sebaiknya masyarakat tidak perlu melakukan penyelamatan di sekitar lokasi,” kata Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam laporan tertulis dikirim ke wartawan di Banda Aceh, Selasa (4/5/2010).

Irwandi menjelaskan, hasil observasi tim ahli kumpulan kubah lumpur terletak di dasar laut di perairan Taelana Haloban, Kecamatan Pulau Banyak, tepatnya berada di koordinat 02o17,1 Lintang Utara dan 097013’08,9 Bujur Timur.

Tim ahli terdiri dari pakar di Dinas Pertambangan dan Energi Aceh, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Unsyiah Banda Aceh, Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi. “Tim ini melakukan observasi pada 21 April 2010,” katanya.

Dari sekian banyak kubah lumpur, tim mencatat yang terbesar berdiameter 30 meter, tinggi 8 meter, dan puncaknya berjarak 5 meter di bawah permukaan laut.

Kemunculan kubah lumpur itu sebelumnya sempat merubah warna air laut. Perubahan warna itu disebabkan oleh semburan lumpur.

Tim ahli menyimpulkan bahwa hingga kini tak terdapat lagi titik semburan lumpur baru di sekitar kubah yang ada. Hanya saja, gelembung-gelembung gas (udara) dalam jumlah kecil masih ada.

Berdasarkan laporan tim ahli, Irwandi menjelaskan bahwa suhu air laut di sekitar semburan normal.

Soal batu kekuningan yang muncul bersama kubah lumpur, tim meneliti beberapa sampel.

Hasilnya disimpulkan, batu-batu itu diantaranya berjenis batu bara yang terdapat di mud-vulcano, batu pasir berwarna abu-abu hingga kuning yang bersifat plastis dan batu lempung. Juga ditemukan batu berwarna keemasan, mengandung mineral pirit atau senyawa besi belerang.

Sebelumnya, warga banyak memungut batu-batu itu dan mengira mengandung emas.

Menurut tim ahli fenomena itu terjadi karena gempa bumi 7,2 SR yang terjadi di sana pada 7 April 2010. Gempa itu menyebabkan rekahan pada bebatuan di dasar laut sehingga menyemburkan lumpur.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengimbau warga tak panik dengan fenomena itu, karena dinilai tak berbahaya. “Namun tetap waspada,” ujarnya.

Sebelumnya, warga di Kepulauan Banyak sempat menggelar doa bersama menanggapi fenomena itu. Kala itu ditengah warga sempat berkembang isu beragam. Sebagian warga mengira akan muncul pulau baru dan akan menenggelamkan Pulau yang ada.

sumber : oke zone

BANDA ACEH – Ahli geologi dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Aceh yang telah melakukan survei pasca terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,2 SR memastikan, fenomena alam yang muncul di perairan Haloban, Pulau Tuangku Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil bukanlah daratan baru seperti yang diduga banyak pihak.

Munculnya aktivitas semburan lumpur, batuan hitam dan material lain yang mengkilap, yang kemudian membentuk kubah lumpur, disebabkan timbulnya patahan/rekahan pada batuan tudung pasca gempa 7 April lalu.

Namun, kondisi terakhir sejak 22 April 2010, tidak lagi ditemukan adanya titik semburan di sekitar kubah lumpur. Aktivitas yang tersisa hanya berupa semburan-semburan gelembung gas (udara) dalam jumlah sedikit. Sedangkan suhu di sekitar kubah pada kedalaman 5-6 meter berkisar 32 derajat Celcius yang diyakini merupakan suhu dari sinar matahari.

“Jadi, yang terjadi itu adalah munculnya mud volcano (kubah lumpur) tidak berbahaya dan belum bisa disebut sebagai daratan baru karena puncak kubah masih berjarak 5 meter di bawah permukaan laut. Fenomena ini timbul pasca gempa bumi sehingga terjadinya patahan batuan tudung,” ujar T.Muchlis dan Khairil di Kantor Distamben Aceh, Sabtu (1/5).

Pihaknya mengadakan survei beberapa waktu lalu dengan metode observasi melakukan pengamatan secara visual terhadap kubah lumpur, pengukuran temperatur, pengambilan foto dan sampel batuan.

Kubah terbesar dikatakan memiliki diameter 30 meter di dasar kubah dan 3 meter di puncak kubah. Sementara ketinggian kubah mencapai 8 meter.

Muchlis yang didampingi Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Provinsi Aceh, Ir Faizal Adriansyah lebij jauh menjelaskan, berdasarkan hasil observasi dan analisa geologi yang dilakukan pihaknya di perairan Haloban, pascagempa 7,2 SR diketahui bahwa lokasi munculnya kubah lumpur tersebut berada pada pertemuan lempeng. Lokasinya jauh dari jalur gunungapi, dan berada pada cekungan busur muka dengan suhu yang relatif rendah.

Batuan yang membentuk kubah lumpur tersebut terdiri dari batubara, mineral pirit, batupasir, dan lempung. Batubara itu sendiri masuk dalam kelas bitumin-subbitumin dengan kisaran kalori 5.200 sampai 7.200, sedangkan mineral pirit berwarna keemasan yang merupakan senyawa besi belerang.

“Batubara merupakan lensa-lensa dari lapisan batu lempung. Di sini terkonsentrasi gas metan (CH4),” ujarnya.

Bunyi Ledakan

Kondisi inilah menurut Khairil, yang menyebabkan bunyi ledakan seperti yang diakui warga sekitar perairan Haloban sebelum muncul fenomena semburan lumpur tersebut. “Aktivitas semburan-semburan lumpur saat ini sudah sangat kecil dan tidak membahayakan masyarakat sejauh tidak ada peningkatan aktivitas mud volcano,” kata Muchlis.

Meski demikian, kondisi normal lingkungan sudah terganggu dan ikan tidak lagi ditemukan di sekitar perairan.

Sementara ahli geologi dari PT Semen Andalas Indonesia (SAI), Muhammad Arif Syahrijal mengatakan, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dari timbulnya semburan lumpur tersebut. “Fenomena ini bisa saja berdampak positif atau sebaliknya berdampak negatif,” jelasnya.

Kemungkinan berdampak negatif, terutama apabila semburan lumpur ditemukan dalam jumlah banyak dan berskala luas, maka besar kemungkinan dampak yang ditimbulkan bisa sama dengan kejadian yang menimpa Porong, Sidoarjo.

Sedangkan dampak positif, terindikasi dari semburan lumpur yang disertai dengan gelembung gas atau udara. Ini mengindikasikan adanya gas yang terjebak dalam cekungan. “Ini prospek untuk melakukan eksplorasi. (Analisa)

sumber: http://kangboed.wordpress.com/2010/05/05/fenomena-aneh-kubah-lumpur-muncul-di-bawah-permukaan-laut-aceh/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 2, 2011 in misteri

 

Kekalahan Indonesia Sudah Di ‘Ramalkan’ Oleh Alam


https://i0.wp.com/www.bloggerborneo.com/wp-content/uploads/2010/09/Flag-Pins-Malaysia-Indonesia.jpgPertandingan final leg pertama, antara indonesia dengan malaysia sudah di’ramal’kan jauh hari sebelum pertandingan dimulai. Peramalan ini bukanlah klenik atau ilmu sihir, namun sebagai sebuah perulangan atas kejadian lain sebagaimana kejadian di dunia ini yang selalu berulang walau dengan atribut yang berbeda. Minggu, 26/12/2010 20:59 WIB Final I Piala AFF Indonesia Dipukul Malaysia 0-3

Kuala Lumpur – Kans Indonesia untuk merebut gelar juara AFF Suzuki Cup 2010 terasa sangat berat. Pasalnya, di partai final pertama di kandang Malaysia, tim ‘Merah Putih’ dipukul 0-3. Dua dari tiga gol Malaysia yang membuat publik Stadion Bukit Jalil bersorak dicetak oleh striker andalannya, Mohd Safee Sali. Satu gol tambahan diceploskan oleh Mohamad Ashari. Dengan kekalahan ini, Indonesia harus menang dengan selisih empat gol saat laga final leg kedua diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (29/12/2010)………

Takdir kekalahan indonesia, walau telah diberikan sentuhan spiritual, seperti, Istigasah untuk Timnas

JAKARTA, KOMPAS.com — Ribuan santri dan alim ulama melakukan istigasah (doa bersama) demi kemenangan tim nasional Indonesia dalam final Piala AFF 2010 di Pondok Pesantren Assidiqiyah Jakarta, Kamis (23/12/2010) petang. Dalam istigasah itu turut hadir semua anggota timnas Indonesia, antara lain, Firman Utina, Maman Abdurachman, Markus Haris Maulana, Cristian Gonzales, dan Irfan Bachdim. Saat para pemain masuk, para santri dan santriwati langsung riuh rendah menyambut kedatangan para pahlawan olahraga yang telah menyatukan berbagai lapisan masyarakat Indonesia itu. Pada final ajang yang dulunya bernama Tiger Cup ini, timnas Indonesia akan bertarung melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil Malaysia pada leg pertama 26 Desember nanti. Sementara pada leg kedua, tim “Garuda” akan menjamu tim “Harimau Malaya” di Stadion Gelora Bung Karno pada tanggal 29 Desember 2010.

Dukungan agar ‘keluar’ dari takdir kekalahan itu (seperti, Presiden Telepon Menpora Agar Protes Laser), diungkap berjuta-juta pendukung dengan pengharapan kemenangan atas pertandingan indonesia, dilakukan tidak kurang dari petinggi negeri kita, Minggu, 26/12/2010 18:40 WIB  Piala AFF SBY Gelar Nobar di Cikeas bahkan Presiden Nonton Dengan Kenakan Kaus Nomor Sembilan

Apakah takdir kekalahan timnas indonesia yang telah di’ramalkan’ sebelumnya ?

Hal ini telah dituliskan pada sebuah artikel Dibalik Final Indonesia vs Malaysia yang dengan jelas memuat arti ‘ramalan’ itu pada bagian akhir yang pada intinya adalah “DULU SELAMAT, SEKARANG TIDAK LAGI”, dulu rekor kemenangan setiap bertanding, sekarang tidak lagi alias kalah, itulah sebuah iktibar dari sebuah peristiwa meletusnya gunung merapi. Hal ini tercupplik di artikel tsb, Dibalik Final Indonesia vs Malaysia yaitu:

…. Dari semua penjelasa diatas, maka sesungguhnya pertemuan final indonesia dan malaysia adalah sebuah memori penuh kenangan dari sebuah kenangan kelam, mengapa panitia menetapkan final tsb tgl 26-desember-2010 ? bukankah tgl itu adalah 6 tahun daripada peringatan tsunami Aceh, apakah setelah enam tahun semua ‘melupakan’nya dengan keinginan ‘pesta’ kemenangan atas final itu ? Bukankah 26-oktober-2010 lalu sebagai kenangan lain dari MM (mbah marijan) yang menjadi korban meletus g. Merapi, dimana pada tahun 2006 lalu beliau sempat selamat ? Jangan terlalu bercanda gembira  dan berpesta ria dengan final itu yang nantinya akan ‘melupakan’  bencana yang maha dahsyat itu, sebagaimana Mbah M yang dulu selamat kini tidak lagi.

Itulah sebuah takdir yang sudah di gariskan oleh sang penguasa alam, agar menjadi sebuah perulangan akan sebuah keniscayaan yang berikutnya sebagai sebuah arti ketika gunung merapi meletus, yang mencuatkan nama Mbah Marijan hingga menjadi bintang iklan (2006), maka hal itu membuat beliau amat sangat terkenal, sampai suatu masa (4 tahun) berikutnya tepatnya 26-oktober-2010, maka beliau terkena abu vulkanis yang derajat panasnya luar biasa (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal), maka sesungguhnya tepat 2 bulan setelah itu tepatnya tgl 26-desember-2010, timnas-pun ber’nasib’ mirip dengan mbah marijan. Setelah menang terus menerus sampai memasukkan 15 gol dan kemasukan  gol 2 gol, hingga di-elu-elukan luar biasa, kini mirip dengan mbah marijan, timnas harus rela menerima takdir kekalahan itu sebagai iktibar dulu menang terus, kini tidak lagi (DULU SELAMAT, SEKARANG TIDAK LAGI).

Sebuah keniscayaan dari tiga gol yang disarangkan timnas malaysia ke gawang indonesia, sebanyak  3 gol, maka terjadilah sebuah perhitungan yang unik seperti sebelum pertandingan final dengan malaysia, dengan rekor 15 gol dan   kemasukan 2, kini menjadi memasukkan 15, kemasukan 5, sebuah nilai sederhana yang berarti deret 155, apakah keniscayaan 155 itu ? Hal ini akan terjawab pada leg ke 2 tgl 29-desember-2010, di Jakarta nanti,

sumber: http://thephenomena.wordpress.com/2010/12/26/kekalahan-indonesia-sudah-di-ramalkan/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 28, 2010 in indonesia, misteri, olahraga

 

Alasan Mengapa Indonesia Kalah 3-0 Lawan Malaysia


Pertandingan final leg pertama yang berlangsung tg 26-desember-2010 antara malaysia dan indonesia, berkesudahan dengan kekalahan timnas indonesia, OLAHRAGA – SEPAKBOLA Minggu, 26 Desember 2010 , 21:39:00 El Loco Tak Bikin Gol, Garuda Kalah 0-3

JAKARTA—Tiga gol berhasil disarangkan pemain Malaysia ke gawang Indonesia yang dikawal Markus Horison dalam leg pertama final Piala AFF Suzuki Cup 2010, Minggu (26/12)….

Mengapa harus kalah dengan skor 3, mengapa tidak hanya satu gol atau dua gol saja ? sebuah testimoni dari salah satu pemain indonesia menyebutkan salah satu faktor kekalahan timnas, Ahmad Bustomi: Belum Juara Sudah Takabur…

Senin, 27 Desember 2010 09:45:46 WIB
Reporter : – Jakarta – Gelandang bertahan tim nasional Indonesia Ahmad Bustomi memandang kegagalan di leg pertama final Piala AFF 2010 tadi malam sebagai teguran berarti dari Yang Maha Kuasa. Ketika berhasil mengalahkan Thailand di pertandingan terakhir Grup A, fans Merah Putih tak segan-segan menumpahkan euforianya. Banyak bermunculan pecinta bola baru begitu terlena dengan pencapaian tersebut.Tapi itu belum apa-apa, setelah memastikan tiket final usai menyingkirkan Filipina, gegap-gempita seputar timnas lebih terasa. Pelatih Alfred Riedl sampai mengaku ada gangguan dari media dan federasi, terkait wawancara di pesawat dan kegiatan-kegiatan tidak penting seperti ke rumah Aburizal Bakrie untuk berdoa. “Sebuah tamparan dari Allah untuk kita semua,” tegas Ahmad dalam situs resmi Twitter-nya pagi ini (27/12/2010). “Kita belum juara apa-apa, tapi sudah banyak yang takabur,” tambah pemain Arema berusia 25 tersebut.
Final leg kedua berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (29/12). Beban berat dipastikan ada di pundak Firman Utina cs karena untuk sementara kalah agregat 3-0. [nic]

Mengutip dari maraknya berita yang memicu kekalahan timnas adalah salah satunya karena laser, Final Leg Pertama Piala AFF Diteror Sinar Laser, Garuda Takluk

…. Pertarungan Final leg pertama antara Indonesia melawan Malaysia sebenarnya langsung memanas. Pertandingan semakin memanas, ketika suporter Malaysia meneror kiper Indonesia Markus Horisson dengan sinar laser di mukanya. Aksi teror sinar laser dilakukan supoerter Malaysia sejak awal pertandingan.  Akibat ulah suporter melayu itu, kiper Markus Horison sempat protes. Wasit sempat menghentikan pertandingan hingga lima menit lamanya. Bukan hanya kiper, pelatih nasional Alfred Riedl juga melakukan protes yang sama. Menpora Andi Mallarangeng dan Ketua DPR Marzuki Alie nampak ikut emosi dan beranjak dari duduknya dari bangku penonton di stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur. “Tidak perlu gentar, masih ada pertandingan leg kedua di Senayan Rabu mendatang,” kata Presiden SBY seakan ingin mendinginkan situasi.

Foto-foto supertor malaysia yang di’tembakkan’ ke wajah pemain indonesia, antara lain:

Dengan laser itu-lah pertandingan di babak 2 terhenti dan kemudian, selang tidak berapa lama, gol demi gol tercipta, Sinar Laser di Stadion Bukit Jalil

Puncaknya pada menit 54, pertandingan benar-benar dihentikan untuk sementara.
Teror sinar laser masih terjadi di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Malaysia. Kali ini, korbannya adalah tim nasional Indonesia saat meladeni tuan rumah Malaysia, Minggu 26 Desember 2010. Pantauan VIVAnews, sinar laser berwarna hijau pertama kali menghantam wajah Markus Horisondi awal pertandingan. Kejadian ini membuat laga sempat dihentikan oleh wasit Toma Masaaki. Sinar hijau kembali terlihat menghantam badan Firman Utina saat hendak mengeksekusi tendangan pojok di pertengahan babak pertama. Sinar tersebut juga menghantam lapangan di penghujung babak pertama. Puncaknya pada menit 54, pertandingan benar-benar dihentikan untuk sementara. Karena serangan laser ini semakin deras.Bukan hanya kepada pemain Indonesia, tapi juga Malaysia. Setelah terhenti sekitar 2 menit, pertandingan akhirnya dilanjutkan. Teror yang sama pernah dialami oleh tim nasional Vietnam saat bertemu Malaysia di leg 1 semifinal Piala AFF 2010. Saat itu, beberapa kali pemain-pemain Tim Paman Ho diganggu oleh sinar terlarang itu. Kepolisian Malaysia sendiri telah menangkap satu pelaku insiden laser Malaysia vs Vietnam. Sedangkan PSSI juga meminta laga agar dihentikan sementara bila kejadian tersebut tetap berulang lagi.

Mengapa Indonesia Kalah 3-0 Lawan Malaysia ?



Perhatikan dengan seksama bahwa gol demi gol yang dicetak malaysia tercipta pada babak ke dua, sedangkan pada babak pertama kedudukan masing imbang 0-0. Hal ini-lah sebagai sebuah kejadian yang mudah dibaca sebagai ketika babak pertama “selamat”, maka babak kedua “tidak selamat”. Kejadian ini adalah sebuah kejadian yang pernah terjadi sebelumnya, sebagai sebuah perulangan yang sudah dituliskan sebelumnya (baca Kekalahan Indonesia Sudah Di ‘Ramalkan’).
Dengan jelas kekalahan itu adalah sebuah iktibar dari  meletusnya G.Merapi, dimana pada tahun 2006 lalu, tokoh Mbah Marijan selamat dari letusan itu (babak 1). Namun pada letusan berikutnya (4 tahun setelah itu) yaitu tgl 26-oktober-2010 (tepat 2 bulan dari tgl pertandingan final ini, maka Mbah Marijan ikut menjadi korban, tidak selamat, di babak 2).
Lalu mengapa harus kalah dengan angka 3 gol ? , itulah sebagai gambaran dari sebuah peristiwa bencana yang kelam secara beruntun terjadi 3 kali di bulan oktober-2010 lalu. Tiga kejadian itu (tiga gol sebagai kabar duka), antara lain:
  1. Banjir Bandang Wasior: tgl 4-oktober-2010
  2. Tsunami Mentawai: tgl 25-oktober-2010
  3. Merapi Meletus: tgl 26-oktober-2010

Tiga gol yang merupakan duka itu sebagai “Teguran berarti dari Yang Maha Kuasa” atas sebuah tiga kejadian bencana yang terjadi dalam waktu yang dekat. Perhatikan dengan seksama, tiga gol malaysia semua berujung pada sebuah kejadian sinar laser di menit ke 54 atau 9 menit setelah babak kedua berlangsung. Inilah menit ke 9 babak 2 yang disebut sebagai Menpora: Konsentrasi Timnas Rusak Oleh Sinar Laser. Menit ke 54 itulah awal dari hilangnya konsentrasi dari pemain timnas, atau ketika babak ke dua baru berjalan 9 menit, pertandingan terhenti, dan itulah angka 9 sebagai Presiden Nonton Dengan Kenakan Kaus Nomor Sembilan

Petaka menit ke 9 babak ke dua, hingga beruntun gol demi gol tercipta membentuk sebuah deret yang unik dan cantik, dimulai gol pertama pada menit ke 61, 67 dan 73, membentuk deret 6 yang unik, gol pertama ke gol kedua berselisih 6, gol kedua dan gol ketiga juga berselisih 6 pula, dimana kesemuanya bermula dari terhentinya pertandingan pada menit ke 54 .

Itulah 54 dari sebuah skor pertandingan sebelumnya, dimana pada pertandingan penyisihan, kedudukan indonesia menang 5-1, kini indonesia kalah 0-3, sehingga aggregat yang menjadi 5-4: SAMA  DENGAN PETAKA di menit ke 54 yang bermula dari dihentikannya pertandingan tsb.

Jadi, dengan kekalahan 3 gol tanpa balas adalah sebagai penggenap dari aggregat pertandingan sebelumnya, sehingga menjadi aggregat 54, dalam sebuah hitungan sederhana terhadap bencana beruntun di bulan oktober-2010 lalu, terciptalah sebuah deretan tgl yang unik tgl 4, 25 dan 26, kesemuanya secara aggregat adalah 4+25+26=55. Sebuah nilai yang dekat dengan 54 yaitu 55 alias kurang 1, yang berarti ASA DARI TIMNAS masih ada (sebagai nilai yang kurang 1) dalam leg ke 2 tgl 29-desember-2010

 

sumber: http://thephenomena.wordpress.com/2010/12/27/mengapa-indonesia-kalah-3-0-lawan-malaysia/

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 28, 2010 in indonesia, misteri, olahraga

 

Objek Aneh Mirip Alien Di Mars Terfoto NASA


saat saya sedang berbrowsing ria saya menemukan foto yang aneh tentang planet mars……

ini fotonya:

 

setelah saya mencari info mengenai gambar tersebut saya menemukan artikel seperti ini:

Is that a little man on Mars in this picture from NASA’s Mars Spirit explorer? We didn’t even bother to blog this image when we saw it the other day, but tons of British newspapers  have seized on it. Sample headline: “Crikey! There’s A Little Green Man On Mars!” Actually, my favorite is the one that points out he’s naked (gasp!). So what do the experts think?

Says the Bad Astronomy Blog:

That does look like a guy hanging out on Mars, enjoying the 0.01 Earth atmospheric pressure, the 98% CO2 air, the subfreezing cold, and of course, just being four inches tall. Martians are pretty short, it seems. And patient, given its pose.

dan setelah saya translate menjadi :

Apakah itu laki-laki kecil di Mars dalam gambar dari NASA Roh penjelajah Mars? Kami tidak repot-repot ke blog gambar ini ketika kita melihatnya hari lain, tetapi ton surat kabar Inggris telah menyita di atasnya. Contoh judul: “Crikey Ada A Little Green Man On Mars!” Sebenarnya, favorit saya adalah salah satu yang menunjukkan dia telanjang (haah!). Jadi apa yang para ahli pikir?

Blog Astronom Buruk mengatakan :

Itu terlihat seperti seorang pria nongkrong di Mars, menikmati tekanan 0,01 Bumi atmosfer, CO2 udara 98%, dingin subfreezing, dan tentu saja, hanya menjadi empat inci tinggi. Mars cukup singkat, tampaknya. Dan sabar, mengingat yang berpose.

 

yang garis besarnya berarti NASA telah menemukan objek berukuran kecil yang aneh mirip alien sedang berdiri di atas mars

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada November 22, 2010 in misteri, ufo