RSS

Mengenal Sosok Calon Juru kunci Gunung Merapi

29 Okt

Sosok Ponimin (50) bagi warga lereng Merapi bukan figur yang asing. Dia adalah orang “sakti” nomor dua setelah Mbah Maridjan. Selama ini dia dikenal sebagai “orang pintar” yang biasa dimintai bantuan warga Merapi.

Ponimin, dikenal sebagai pawang hujan, tempat konsultasi tentang hari baik, dan juga tokoh agama yang suka diminta warga untuk memimpin pengajian dan selamatan.

“Gusti Kanjeng Ratu Hemas meminta saya menggantikan Mbah Maridjan,” ujar Ponimin saat ditemui wartawan di rumah dr Ana Ratih Wardani, di Kaliadem, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat (29/10/2010).

Ponimin merupakan warga asli Merapi. Pria yang menurut warga kuat berzikir ini, telah memiliki 2 cucu ini menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta sejak 2001. Pada Kamis (28/10) GKR Hemas, istri dari Sri Sultan HB X, datang menengok pengungsi Merapi. Saat itu Hemas mendengar cerita dari Ponimin. Setelah itu Hemas meminta Ponimin untuk meneruskan tugas Mbah Maridjan sebagai kuncen Merapi.

“Tapi saya tidak bisa memberikan jawaban sekarang, rumah saya yang saya tinggali hancur,” ujar Ponimin yang juga biasa dipanggil Mbah Ponimin.

Dilihat dari penampilannya, nuansa mistik tampak melekat pada Ponimin. Tasbih terkalung di pergelangan tangannya. Dua buah cincin akik melingkar di jari manis dan tengahnya.

“Untuk menjadi juru kunci Merapi, saya ada 3 syarat. Pertama, soal rumah saya yang hancur tentu saya harus berikhtiar, yang kedua izin dari Allah dan istri saya, yang ketiga semuanya itu harus terpenuhi,” jelas pria berkumis ini.

Menurutnya pula, saat ini jabatannya sebagai abdi dalem Kraton Yogyakarta hanya pada tingkat jajar. Posisi itu masih jauh dengan kuncen Merapi, ada 3 golongan di atas posisinya sekarang untuk menjadi juru kunci.

“Jabatan saya masih jauh di bawah,” ujar Ponimin yang mengaku jarang berkomunikasi dengan Mbah Maridjan.

Rumah milik Ponimin hanya berjarak 200 meter dari rumah Mbah Maridjan,  namun beda dusun. Baik Mbah Maridjan dan Ponimin sama-sama dituakan di kawasan Merapi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 29, 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: